Bayangkan Anda membuka pintu ruang tamu. Sofa sudah nyaman, tetapi Anda perlu memiringkan badan untuk melewati meja kopi. Di sudut lain, sebuah kursi jarang dipakai karena menghalangi jalan ke jendela. Sebelum membeli perabot baru, coba lihat kembali bagian mana yang membuat ruangan terasa penuh.
Untuk menata ruang tamu minimalis dengan mebel jati, mulailah dari satu perabot yang menjawab kebutuhan Anda. Meja kopi bisa menjadi pusat ruang duduk, kursi aksen bisa menambah tempat untuk berbincang, dan bufet rendah bisa merapikan barang kecil. Lima ide berikut bisa diterapkan pada ruangan yang sudah terisi, termasuk jika Anda ingin tetap memakai sofa lama.
1. Sisakan jalur dari pintu sebelum menata perabot
Berdirilah di pintu masuk dan berjalanlah menuju sofa. Lanjutkan ke jendela atau pintu menuju ruang lain jika ada. Perhatikan titik saat Anda harus berbelok tajam, memiringkan badan, atau menghindari sudut meja. Jalur yang dipakai setiap hari sebaiknya menjadi acuan saat menentukan posisi mebel.
Simulasikan posisi meja dengan selotip
Tandai ukuran meja yang Anda incar di lantai menggunakan selotip yang sesuai untuk permukaannya. Setelah itu, buka pintu, duduk di sofa, lalu coba berjalan melintasi ruangan. Jika garis meja masuk ke jalur utama, geser posisinya atau buat tanda baru untuk model yang lebih ramping. Ulangi percobaan saat dua orang memakai ruangan bersamaan.
Uji ruang dalam keadaan dipakai. Buka pintu, duduk di sofa, lalu coba lewat ketika ada orang lain di ruangan.
2. Jadikan meja kopi jati sebagai fokus ruang duduk
Satu meja kopi jati sudah cukup untuk membawa warna kayu ke ruang tamu yang didominasi sofa dan dinding netral. Tentukan dulu apa yang biasanya Anda letakkan di sana. Jika hanya untuk dua cangkir dan sebuah buku, meja kecil bisa mencukupi. Jika ruang tamu sering dipakai menjamu keluarga, permukaan yang lebih panjang memberi tempat bagi lebih banyak orang untuk menaruh minuman.
Kondisi ruang
Bentuk meja yang bisa dicoba
Yang perlu diuji
Sofa panjang dengan jalur lewat di salah satu ujung
Meja oval
Apakah ujung yang membulat memberi ruang saat orang berbelok?
Dua tempat duduk saling menghadap
Meja bundar
Apakah meja mudah dijangkau dari kedua sisi?
Ruang duduk memanjang dan sempit
Meja persegi panjang yang ramping
Apakah lebarnya masih menyisakan ruang di depan sofa?
Periksa bagian bawah meja jika perlu ruang tambahan
Meja dengan rak bawah bisa menampung majalah atau baki. Pertimbangkan apakah Anda akan benar-benar memakai rak itu. Jika ruang sudah memiliki tempat penyimpanan, kaki meja yang terbuka dapat memberi pandangan lebih leluasa ke lantai dan memudahkan Anda menjangkau area di bawahnya saat membersihkan ruangan.
3. Tambahkan kursi aksen di sudut yang berguna
Sebelum membeli kursi aksen, pilih kegiatan yang ingin Anda lakukan di sudut tersebut. Untuk berbincang, arahkan kursi sedikit ke sofa. Untuk membaca, coba letakkan dekat jendela atau lampu. Tambahkan meja samping kecil jika Anda memerlukan tempat untuk meletakkan buku dan gelas. Setelah itu, coba bangun dari kursi dan berjalan ke pintu untuk menguji ruang geraknya.
Padukan kursi jati dengan sofa yang sudah ada
Ulangi satu unsur dari sofa pada kursi, misalnya warna bantalan atau bentuk yang membulat. Pada sofa abu-abu, kursi jati dengan bantalan krem bisa menjadi penghubung antara warna sofa dan warna kayu yang hangat. Untuk ruang yang sudah memiliki karpet bermotif, coba pilih kain kursi polos agar motif karpet tetap mudah terlihat.
Jika kursi berada di samping jendela
Buka dan tutup jendela serta tirai sebelum menetapkan posisinya. Pastikan sandaran kursi memberi ruang bagi tirai untuk bergerak. Jika sudut itu dipakai membaca, coba duduk pada waktu yang biasa Anda gunakan. Pindahkan kursi sedikit jika cahaya dari jendela langsung mengenai mata.
4. Rapikan barang kecil dengan bufet rendah
Perhatikan apa yang biasanya tertinggal di atas meja kopi. Jika isinya remote, kabel pengisi daya, dan buku, bufet rendah dengan laci bisa memberi tempat tetap untuk barang-barang tersebut. Pilih lokasinya berdasarkan kebiasaan Anda mengambil barang. Baki untuk kunci lebih mudah dijangkau dekat pintu, sedangkan penyimpanan remote lebih praktis di sekitar sofa.
Ukur ruang yang dibutuhkan saat laci ditarik atau pintu bufet dibuka. Jika satu-satunya tempat yang tersedia berada di jalur sempit, coba model yang lebih dangkal. Saat memilih lewat katalog, periksa perbedaan jati solid dan veneer jati agar Anda bisa membaca spesifikasi rangka, pintu, dan panel bufet secara terpisah.
5. Cocokkan warna kayu dengan cahaya ruangan
Letakkan sampel finishing jati di dekat sofa dan lantai, lalu lihat pada siang dan malam hari. Putih hangat atau krem bisa menjadi latar yang lembut untuk jati natural. Hijau redup dapat memberi kontras, terutama jika Anda ingin menonjolkan kursi atau bufet pada satu sisi ruangan. Jika sudah ada beberapa warna kayu, coba ulangi warna kain atau karpet untuk menghubungkan perabot yang berbeda.
Setelah menata ulang, kembali berdiri di pintu seperti pada awal percobaan. Coba jalan ke sofa sambil membawa nampan, duduk, lalu raih meja kopi. Jika jalurnya lebih mudah dilalui dan barang sehari-hari punya tempat, pertahankan susunan itu beberapa hari. Pengalaman memakainya akan membantu Anda menentukan apakah masih perlu menambah kursi, meja samping, atau bufet.